Taiwan (3): NTUST

Baiklah, lupakan sejenak pengalaman ngenes saya di Bandara Taoyuan. Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang kampus tempat saya melanjutkan studi, yaitu National Taiwan University of Science and Technology (NTUST) atau sebelumnya biasa disebut Taiwan-Tech.

Halaman depan NTUST

Halaman depan NTUST

Kampus yang sempat dinobatkan dalam 10 besar universitas sains-tek terbaik se-Asia ini memiliki lokasi yang sangat strategis. Ia berada tepat di jantung kota Taipei. Hanya beberapa menit dari menara Taipei 101 yang terkenal di dunia itu. Dari kampus ini segala kecanggihan ibukota Taiwan dapat kita saksikan dari jarak dekat. Lokasi NTUST juga bersebelahan dengan stasiun MRT Gongguan yang memberi kemudahan transportasi ke manapun di Taipei. Jalan-jalan ke tempat pariwisata maupun pameran teknologi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Pusat pertokoan, pasar tradisional, masjid dan gereja juga dapat dijangkau hanya dengan beberapa menit bersepeda. Segala kelebihan ini membuat NTUST menjadi lokasi yang ideal bagi mahasiswa yang aktif dan dinamis. (kok jadi berasa agen perumahan gini ya?)

Dibandingkan kampus-kampus lain di Taiwan, ukuran kampus NTUST memang terbilang sangat mini. Luasnya mungkin hanya selebar satu fakultas teknik di UI atau UGM. Namun jangan salah, meskipun ukurannya mini, namun pelayanannya tetap maxi. Lihat saja fasilitas olahraganya yang lengkap: mulai dari kolam renang, lapangan tenis, basket, volley, jogging track, hingga fitness center. Sangat memanjakan bagi yang punya hobi olahraga. Klinik kesehatan juga buka setiap hari. Disediakan gratis untuk para mahasiswanya. Ukuran kampus yang mini membuat kampus ini juga sangat efisien dalam urusan administrasi dan birokrasi. Anda tidak akan menemukan birokrasi yang bertele-tele di sini. Semuanya serba wajar dan straightforward. Apalagi sebagian besar urusan administrasi dapat diselesaikan secara online sehingga mampu menghemat waktu dan tenaga. Sesuatu yang perlu kita contoh untuk birokrasi negeri kita.

Di kampus NTUST ini anda akan sedikit sekali menemukan satpam. Layaknya di sepenjuru Taipei, setiap sudut ruangan kampus selalu dilengkapi dengan kamera CCTV. Tentu saja kecuali ruangan yang bersifat privasi, seperti kamar tidur dan toilet. Jaringan kamera ini cukup sukses mengurangi potensi kriminalitas. Anda jangan harap dapat bertingkah yang aneh-aneh tanpa terlacak oleh kamera. Pintu masuk setiap bangunan juga dilengkapi dengan kunci elektronik yang hanya bisa diakses dengan menempelkan kartu mahasiswa anda. Dengan demikian pihak kampus dapat mengatur mana pintu yang bisa diakses oleh mahasiswa dan mana yang tidak.

Dan rasanya belum lengkap kalo belum menyebut fasilitas wifi internet super cepat 24 jam di kampus ini. Anda bisa ber-skype ria dan youtube-an sampai puas dari sudut manapun di dalam kampus. Tidak heran jika pulsa hape senantiasa awet karena komunikasi kebanyakan dilakukan melalui internet. Namun ingat meski anda bebas berselancar, menggunakan layanan torrent adalah tindakan ilegal di Taiwan. Anda tentu tidak mau kan mendadak mendapat surat peringatan dengan tembusan kepada profesor anda berisikan nama file yang anda download melalui torrent. Jika demikian adanya maka bersiap-siaplah untuk mendapatkan hukuman memalukan: public service di tempat umum. :)

Lebih dari seratus Mahasiswa Indonesia yang bersekolah di NTUST. Pokoknya udah kayak bedol desa deh. Dijamin ga bakal kesepian. Sebagian besar mahasiswa di Indonesia memilih untuk tinggal di asrama. Mereka bersatu dalam sebuah himpunan mahasiswa  bernama NTUST-ISA (Indonesian Student Association). Dalam wadah tersebut mahasiswa Indonesia saling mengikat persaudaraan dan mengadakan kegiatan bersama mulai dari olahraga hingga pagelaran budaya.

Terus bagaimana dengan bahasa sehari-hari? Sebagai mahasiswa internasional tentu saja kegiatan perkuliahan dilaksanakan dengan bahasa inggris. Sebagian besar mahasiswa Taiwan pun bisa menggunakan bahasa inggris meski cenderung malu-malu untuk menggunakannya. Sebelas duabelas lah sama Indonesia. Namun perlu diketahui juga bahwa bahasa inggris bukanlah bahasa yang umum dikuasai masayarakat Taiwan. Misalnya untuk berbelanja di kantin atau di pasar, mau tidak mau kita harus menguasai sedikit bahasa mandarin. Tapi jika kita ingin benar-benar menikmati negeri Taiwan dan memiliki banyak teman untuk jaringan di masa depan, tiada salahnya untuk serius belajar bahasa mandarin.  Banyak kok yang pulang studi 2 tahun dari Taiwan bisa lancar berbahasa mandarin. Kampus juga sangat mendukung mahasiswanya untuk bisa berbahasa mandarin dengan memberikan les gratis bagi setiap mahasiswa internasional setiap semesternya. Meski memang perlu diakui, untuk menguasai bahasa mandarin diperlukan sebuah keseriusan dan usaha yang tidak sedikit.

Jadi bagaimana? Tertarik bergabung dengan NTUST? Saksikan dulu testimoni dari sepasang mahasiswa NTUST berikut ini. :)

TIPS:

  1. Informasi lebih lanjut silakan untuk mengunjungi web resmi NTUST atau bisa jug baca-baca profil nya di situs Wikipedia.
  2. Bagi yang berminat untuk mendaftar di NTUST silakan langsung mengunjungi admission page resmi NTUST. Pendaftaran biasanya dibuka setiap bulan Februari dan Agustus.
  3. Bagaimana dengan biaya? Jangan khawatir kampus NTUST menyediakan beberapa skema beasiswa untuk mahasiswa internasional. Mulai dari tuition hingga living cost. Selain beasiswa kampus anda juga bisa memilih untuk mengakses beasiswa pemerintah Taiwan (TETO/MOE) atau beasiswa DIKTI yang lebih wah. :)
About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s